Pages

Tuesday, October 2, 2007

Perniagaan Dengan Tuhan

Tuhan, sudahkah Engkau jurnalkan di buku besar
tentang amar ma’ruf nahi mungkar

debet kredit tergurat di lembar halaman demi halaman
di detik-detik jejak nafas kehidupan

mengincarMu di kolom-kolom rugi-laba
menelisik aktiva pahala dan pasiva dosa pada baris-baris neraca

Tuhan, sudahkan rasio-rasio pahala dosaku melampaui matra
karena murka jiwaku selalu membara menyuara


Kota Pudak, 2 Oktober 2007

1 comment:

caklul said...

kota santri. Meskipun kota masih tetap nyantri. hehehe... gayanya ngota dengan diksi-diksi ekonomi, tapi jiwanya masih tetap santri. yo wis kari ngitung ae.. hehehe

Sepetak Sajak

Kau tidak menyebut nama-Ku
kau menyebut namamu

(Gatoloco, Asmaradana, Goenawan Mohammad)

----

aku ingin mencintamu dengan membabi buta-
dengan sebotol racun yang diteguk Romeo
tanpa sangsi yang membuat kematiannya jadi puisi

aku ingin kau mencintaiku dengan membabi buta
dengan sebilah belati yang ditikamkan Juliet
ke dada sendiri yang membuatnya jadi abadi

(Aku Ingin, Autobiografi, Saut Situmorang)