Pages

Wednesday, February 20, 2008

Geletar Duka

geletar duka mengabar
dekat sekitar
gemetar benakku berpijar-pijar
mungkinkah sang pengintai alpa
menunaikan aba-abaNya


di kutuk takdir hidup
melangkah muram dalam kelam
mendaki bukit demi bukit duka
tertuntun damba
menemu cayaNya


Kota Pudak, 19 Februari 2008

No comments:

Sepetak Sajak

Kau tidak menyebut nama-Ku
kau menyebut namamu

(Gatoloco, Asmaradana, Goenawan Mohammad)

----

aku ingin mencintamu dengan membabi buta-
dengan sebotol racun yang diteguk Romeo
tanpa sangsi yang membuat kematiannya jadi puisi

aku ingin kau mencintaiku dengan membabi buta
dengan sebilah belati yang ditikamkan Juliet
ke dada sendiri yang membuatnya jadi abadi

(Aku Ingin, Autobiografi, Saut Situmorang)